Pedagang nasi naik haji
Berita

Pengen Naik Haji? Baca Kisah Inspiratif yang dilakukan Pedagang Nasi Ini

Rental Mobil Banjarmasin – Sebagian orang menganggap ibadah haji adalah sesuatu yang sulit dilakukan. Apalagi orang tersebut secara finansial pas-pasan. Namun apa yang dilakukan pedagang nasi dalam kisah inspiratif berikut dapat dijadikan suri tauladan. Apa yang dilakukannya?

Namanya Tipah. Ia bersama suami memiliki tekad kuat ingin menjalankan ibadah haji. Meski Tipah hanya seorang pedagang nasi untuk anak-anak sekolah, sementara suaminya hanya bekerja sebagai pemulung kardus, tapi niatnya itu akhirnya tercapai juga.

Tipah bersama suaminya telah bertekad untuk menyisihkan uang senilai Rp.20.000 setiap hari. Dari uang yang disisihkan itu mereka niatkan kelak sebagai tabungan agar bisa berangkat haji.

Niat menabung haji senilai Rp.20.000 tersebut telah dijalani Tipah selama 9 tahun.

Dari pengakuannya, setelah terkumpul sebesar Rp5 juta, ia pun lantas mendaftar haji dengan masa penantian 9 tahun.

Waktu yang cukup lama memang. Namun 9 tahun adalah waktu yang cukup bagi Tipah untuk bisa melunasi biaya haji tepat waktu.

“Ya kita berikhtiar, kalau ada niat pasti ada jalan,” ujarnya seperti yang dikutip melalui laman merdeka.com.

Proses mengumpulkan uang untuk ibadah haji yang dijalani Tipah tidak semulus yang diharapkan. Justru ketika keduanya bersemangat mengumpulkan uang, Allah berkehendak lain. Sang suami meninggal dunia pada 2018 lalu.

Dalam suasana duka dan sedih ditinggal suami tidak menyurutkan tekadnya untuk menjalankan rukun Islam yang kelima tersebut.

“Memang sudah diniati sejak awal untuk ibadah haji, ya tetap harus berangkat. Nyari sangu untuk bekal akhirat nanti,” katanya menceritakan perjuangannya agar bisa menjalankan ibadah haji.

Itulah kisah inspiratif tentang haji yang bisa menjadi pelajaran kita semua. Jika memiliki niat yang kuat dan ikhlas beribadah kepada Allah SWT, maka selalu ada jalan untuk meraihnya.